Batman Begins - Help Select

Kamis, 13 Juni 2013

Sejarah Teater

Kata teater berasal dari kata Theatron,Yunani yang berarti Seeing Place,tempat tontonan.
Theatron digunakan untuk menggambarkan bangku2 yang berputar setengah lingkaran dan mendaki kearah lereng bukit yang berfungsi sebagai tempat duduk penonton ketika drama Yunani Klasik berlangsung.
Nah,berdasar makna penggunaan kata Teater tersebut,Robert Cohen (1983) menyebutkan bahwa teater adalah "Wadah kerja artistik dengan aktor menghidupkan tokoh,tidak direkam tetapi langsung dari naskah".
Hmmmm,bila diperinci lebih lanjut tentang definisi diatas,maka ada 6 pengertian di dalamnya;
Teater adalah kerja; kerja semacam ini biasanya membutuhkan waktu kurang lebih dari 1 tahun,mulai dari konsep samapailah ke pementasannya (produksi). nah,untuk diluar seperti di Eropa bisa mencapai 5 tahun.
Teater adalah kerja seni; disebabkan Teater menuntut kehadiran beberapa seniman aktor,penulis naskah,sutradara,pemusik,pelukis,penata lampu,koreografer dan sebagainya untuk menggabungkan kreatifitasnya. atau teater dianggap sebagai seni gabungan (kolaborasi). Dan Teater merupakan kerja seni yang cukup KOMPLEKS.
Teater adalah tempat aktor menghidupkan peran; Seni Teater melibatkan aktor yang menghidupkan tokoh cerita,ini merupakan ciri khas teater yang membedakan dengan puisi,lukisan,patung dan musik. Lebih jauh lagi,aktor menghidupkan tokoh beserta karakternya.
teater adalah pertunjukan; Pertunjukan adalah sebuah urutan laku (aksi) yang dilakukan disuatu tempat untuk menarik perhatian,memberi hiburan,pencerahan dan keterlibatan orang lain (penonton).
teater adalah pertunjukan langsung; Teater merupakan wadah interaksi antara wujud hidup aktor dan hidup penonton. Teater pertunjukan langsung adalah kemampuan untuk mencipta kualitas kekinian (masa sekarang, gitu loh), keberadaan pentas mengambil situasi "sekarang" yang langsung di saksikan.
teater adalah dengan naskah tertulis; hampir semua peristiwa Teater proses awal(bahan mentahnye) adalah naskah yang dibuat khusus seniman penulis,menjadikan cerita yang menarik untuk ditonton.
Kata Teater masih digunkan susunan tempat pementasan berlangsung,tapi kita juga dapat menggunakannya untuk berbicara sebuah karya seni dan bahkan dapat mewujudkan sebuah kejadian atau peristiwa yang sedang berlangsung dalam masyarakat.n
nah,berbicara akting tentunya pada tahu apa itu akting iya kan?

Sebenarnya akting berasal dari kata "Ackting" adalah "To Act" atau dalam bahasa Indonesia berarti "Beraksi". Itu sebabnya kita sering dengar sutradara meneriakan kata "Action" dibelakang layar ketika Aktor memulai Aktingnya.
Akting ringkasannya adalah "meyakinkan penonton saat kita menghidupkan penokohan di panggung oleh si Aktor".
Akting menggunakan kepribadian manusia sebagai dasar metodenya yang terdiri dari 3 bagian penting yaitu; Fisikal,Intelektual dan Spiritual yang dalam Akting presentasinya Ekspresi (Fisikal),Analisa (Intelektual) dan Transformasi (Spiritual).
Dengan usaha aktor yang mengerti definisi akting ini adalah mengembangkan dan membuat peka kemampuannya berekspresi,menganalisa naskah dan mentranformasikan diri.
Nih,ada hal yang mesti di iingat.
Prose dalam diri si aktor agar perwatakan lebih jelas dalam penokohan suatu cerita naskah sbb:
Latihan olah tubuh; senam kesegaran jasmani,yoga,joging dan lain2 yang berguna membuat tubuh kita lentur.
latihan olah rasa atau sukma; berguna untuk melatih kepekaan rasa (sedih,marah,bingung dan lain2).
latihan olah vokal; menghidupkan artikulasi di tiap kata
latihan imajinasi; menghadirkan suatu material,tempat dimana aktor berada dan lain2 agar bisa bereksprei.
Penokohan akan terbangun dengan baik apabila proses aktor baik pula, sehingga peristiwa teater di panggung akan menjadi sebuah tontonan yang menarik,obyektif,segar dalam sebuah hiburan yang komunikatif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar